Sabtu, 29 Juni 2013

PEREKONOMIAN GLOBAL


    Kondisi perekonomian global yang masih belum menunjukkan perbaikan ikut berimbas pada kondisi perekonomian Indonesia. Akibatnya, perekonomian Indonesia pun ikut menunjukkan perlambatan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengatakan, pemerintah harus sangat hati-hati dalam menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2014. Menurutnya, ekonomi global yang belum membaik menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan.Bank Indonesia (BI) akan terus mewaspadai tingkat inflasi ke depan yang semakin berat. Apalagi inflasi tersebut masih dibayangi oleh perekonomian global yang masih bergejolak. Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, perekonomian Indonesia kini masih cukup mampu bertahan di tengah perekonomian global yang bergejolak. Namun ke depan, masih ada tantangan yang perlu diwaspadai agar tidak berpengaruh ke perekonomian dalam negeri. "BI perlu waspada terhadap pengendalian inflasi ke depan yang tampaknya akan tetap berat, khususnya dari inflasi pangan (volatile food) yang cenderung meningkat. Ini masih jadi tantangan bagi kita sebab iklim yang belum teratur dan perekonomian global yang masih bergejolak," kata Darmin saat memberi sambutan di Rakornas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (8/5/2013). Darmin mengatakan selama 2012 lalu pencapaian perekonomian Indonesia mampu tumbuh sebesar 6,2 persen dengan tingkat inflasi sebesar 4,3 persen. Nilai tersebut sesuai dengan target inflasi nasional sebesar 4,9 persen. Namun perekonomian Indonesia yang positif tersebut masih dibayangi oleh defisit neraca perdagangan yang terus tertekan sejak kuartal IV-2012. Dengan kondisi tersebut, maka bank sentral beserta pemerintah telah melakukan berbagai kebijakan untuk memitigasi risiko khususnya dalam hal stabilisasi harga. "Saat ini TPID sudah terbentuk di seluruh provinsi. Tapi nanti akan dikembangan dan dibentuk hingga ke seluruh kabupaten atau kota seluruh Indonesia," tambahnya. Saat ini, TPID sudah terbentuk di 53 kota dari 66 kota yang merupakan basis perhitungan inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 44 kota TPID. namun untuk wilayah Asia diyakini mampu melewati masa krisi global yng terjadi saat ini . Dalam tinjauan prospek ekonomi terbarunya, IMF memprediksi Asia akan bertumbuh 5,7 persen tahun ini, sebagian besar digerakkan oleh permintaan dalam negeri yang terus kuat dan tingkat pengangguran yang rendah.

IMF menyatakan permintaan dari China dan kebijakan stimulus Jepang akan menjadi pendorong bagi kawasan itu.
Tetapi, IMF menyatakan perlambanan yang di luar dugaan di China dan hasil yang kurang ideal dari kebijakan stimulus Jepang dapat menimbulkan risiko bagi kepulihan yang diharapkan, begitu pula dengan gangguan perdagangan akibat bencana alam dan ketegangan geopolitik.


Sumber : 

Komentar :
Berita yang diatas merupakan kumpulan berita yang saya dapat beberapa website berita . Menurut saya perkembangan dari ekonomi global saat ini cukup berdampak juga bagi indonesia dan ini mau tidak mau harus diterima . Hal ini karena indonesia juga menjalin hubungan kerjasama dengan negara luar sehingga goncangan sekecil apapun diluar tentu akan mempengaruhi perekonomian juga di indonesia . Fase-fase masa krisis global memang lazim di alami oleh negara-negara berkembang seperti indonesia namun menurut saya indonesia pasti mampu melalui masa-masa itu apabila mampu menempatkan semua kebutuhan dan pengeluaran sesuai dengan  yang seharusnya . adanya kucuran dana untuk perusahaan yang memang  mungkin masih baru berkembang dengan tujuan untuk bisa memajukan perusahaan tersebut agar tidak terlalu berdampak buruk bagi kelangsungan karyawannya yang noteban nya adalah masyarakat indonesia . Perekonomian global memang sangat mempengaruhi kelangsungan sebuah perusahaan dan roda perekonomian suatu negara . Karena pada zaman sekarang setiap negara pasti menjalin hubungan dengan negara lain . Sehingga ini lah alasan mengapa jika ada masalah disuatu negara mungkin saja bisa berdampak kenegara lain .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar